Home / Headline News / Polsek Genteng Polres Banyuwangi Tangkap Dua Pejudi Bola

Polsek Genteng Polres Banyuwangi Tangkap Dua Pejudi Bola

15 judi bola lumajangTribratanewsJatim.com: Babak final turnamen sepakbola antara kesebelasan Milan FC dan Saraf FC di RTH Maron Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur terrnoda dengan ulah pejudi. Final sepakbola Minggu sore (15/11/2015) itu berakhir dengan tertangkapnya dua penonton yang diduga bertaruh sejumlah uang untuk mendukung salah satu kesebelasan.

Kedua pelaku Wasis  Cahyono (39) asal DesaTemuguruh, Kecamatan Sempu dan Suryaman (42), warga Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Mereka ini tertangkap tangan petugas Unit Reskrim Polsek Genteng saat hendak menyerahkan uang hasil judi ke salah satu kesebelasan yang memenangkan pertandingan. Kedua pejudi ini lantas digelandang ke Mapolsek Genteng untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Genteng Kompol Sumartono mengatakan, uang tunai Rp 800 ribu disita petugas sebagai bukti atas aksi perjudian yang dilakoni kedua tersangka itu. Terungkapnya judi bola ini menjadi bukti, bahwa turnamen sepakbola antar kampung ini lekat dengan praktek perjudian.

“Karena terendus anggota kami di lapangan akhirnya uang judi itu tidak sampai diterima salah satu kesebelasan yang menang. Modus judi seperti ini memang umum terjadi dalam even turnamen sepakbola. Makanya kami serukan pada anggota untuk mengawasinya,” kata Kompol Sumartono.

Sementara, pertandingan antara Milan FC dan Saraf FC berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Milan FC. Itu berarti uang taruhan Rp 800 ribu hendak diberikan dua pelaku kepada Milan FC selaku jawara.

“Kesebelasan yang dijagokan untuk taruhan tidak tahu menahu. Biasanya setelah pertandingan klub yang menang diberi upeti dari uang hasil judi bola,” ujarnya.

Meski ternoda atas terungkapnya praktek perjudian, Milan FC tetap berhak untuk menyandang juara. Klub sepakbola ini berhak atas hadiah yang disediakan panitia pertandingan.

Di lokasi lain, Polsek Purwoharjo melakukan antisipasi terhadap praktek judi bola dengan memasang spanduk imbauan tentang larangan berjudi.  Imbauan itu dipasang di depan serta dalam Stadion Purwoharjo, tempat pelaksanaan turnamen sepakbola yang dimotori Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI). Sejauh ini turnamen tersebut masih berlangsung dan baru berakhir pertengahan Desember mendatang. (bwi/mbah heru)

Foto: kedua tersangka judi bola 

 

About adminku

Check Also

Razia Pagi, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak 137 Pelanggar

Bojonegoro  – Dihari terakhir atau hari keempatbelas pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2017, pada Senin (22/05/2017) …